9 ❤️ Adab Menerima Tamu yang Bisa Membawa Keberuntungan

Adab menerima tamu – Menyambut tamu dengan senyuman adalah salah satu dari adab menerima tamu yang bagus. Begitu juga dengan bertamu, tentunya juga harus memberikan senyuman saatu bertamu. Dengan begitu, suasana jadi tidak kaku.

Menurut wikipedia adab adalah norma atau aturan mengenai sopan santun yang di dasarkan atas aturan agama. Norma tentang adab ini digunakan dalam pergaulan antar manusia, antar tetangga, antar kaum dan adab menerima tamu. Sebutan orang beradab sesungguhnya berarti bahwa orang itu mengetahui aturan tentang adab atau sopan santun yang ditentukan dalam agama Islam.

Namun dalam perkembangannya, kata beradab dan tidak beradab di kaitkan dengan segi kesopanan secara umum dan tidak khusus. Aturan seperti ini sebenarnya tidak tertulis atau tidak harus di jalankan, akan tetapi karena bersikap baik pada sesama umat manusia dampak yang kita dapat pasti kembali ke diri kita masing-masing. Karena akan menimbulkan sikap guyub serta tolong menolong gotong royong.

Lihat desain ruang tamu yang bagus

Adab Menerima Tamu

Adab Menerima Tamu
Sumber: smartnewstapanuli.com

Sebagai manusia, kita sudah ditakdirkan menjadi makhluk sosial. Artinya, kita tidak boleh sembarangan atau berperilaku seenaknya terhadap sesama manusia. Ada tata cara yang akan membuat hubungan sosial menjadi terjalin baik. Inilah beberapa saran adab menerima tamu saat berkunjung ke rumah kita.

Lihat juga model sofa ruang tamu yang unik

1. Melayani/Menyambut Tamu dengan Baik

Melayani atau menyambut tamu dengan baik
Sumber : cdns.klimg.com

Melayani dan menyambut tamu adalah hal yang sangat sering kita jumpai atau sering kita rasakan pada saat mendatangi rumah seseorang. Sampai ada pepatah “tamu adalah raja”, yang pertama di lakukan pada saat menerima tamu adalah memberikan senyuman lebar. Hal ini akan memberikan kesan senang apalagi kalau tamu itu sudah lama tak jumpa, senyuman bisa menjadi tanda bahwa kita menerimanya.

Selain senyuman, gesture atau gerak tubuh juga harus di sesuaikan, jangan terlihat canggung atau kaku karena kita sebagai tuan rumahnya, sambutlah dengan santai agar tamu merasa nyaman. Lalu persilahkan tamu untuk masuk ruang tamu dengan sedikit bercanda, apapun kondisi kamu saat itu ada atau tidaknya makanan dan minuman. Jangan terlalu merasa dibebani dengan keadaan, karena tamu bisa saja cuma ingin ketemu dengan kamu, bukan soal jamuan di rumahmu.

Setelah itu, kamu bisa memberikan beberapa jamuan seperti minuman dingin atau panas sesuai suasana saat itu. Dengan tambahan makanan ringan akan menambah kesan nyaman pada obrolan yang akan kamu lakukan. Memberiakan minuman dan makanan pada tamu adalah bentuk penghargaan karena mau berkunjung dan menemui kamu.

Lihat juga model gorden ruang tamu yang cantik

2. Menampakan Kondisi Cukup

Menampilkan Kondisi Cukup
Sumber : d2k52l910ymyzx.cloudfront.net

Tidak setiap waktu manusia memang berada pada kondisi cukup, ada kalanya manusia ada di posisi bawah tetapi jangan bebankan persoalan itu kepada tamu tetapi hal ini bukan menjadi alasan kamu mengesampingkan adab menerima tamu. Buatlah raut muka riang gembira apa pun kondisi kamu saat itu, ketika tamu sudah masuk dan duduk di ruang tamu. Cobalah tawarkan minuman yang ada di rumahmu seperti kopi, teh atau hanya sekedar air putih saja.

Hal ini bertujuan karena tidak semua orang bisa menikmati kopi dan teh, jadi menawarkan sesuatu terlebih dahulu akan lebih baik. Akan tetapi jika tamu yang datang menjawab terserah bolehlah kamu pilih sesuai inisiatif kamu sendiri yang ada di rumahmu pastinya. Jangan memaksakan menawarkan hal-hal yang tidak ada apalagi jika kondisi keuangan sedang kurang.

Memberikan tampilan seperti halnya jamuan minuman dan makanan ringan seperti yang sudah menjadi tradisi. Aku rasa tamu juga akan menghargai jamuan yang kamu berikan, apa pun itu cobalah berikan sesuai dengan apa kondisi kamu. Karena tak lazim bila tamu membawa minuman atau makanan kecil sendiri, tetapi hal ini juga banyak di lakukan sebagai buah tangan untuk pemilik rumah.

Lihat juga gambar meja ruang tamu yang unik

3. Menunjukan Wajah Senang

Menunjukan Wajah Senang
Sumber : sdit.alhasanah.sch.id

Pada waktu dalam kondisi tertentu tidak semua orang bisa menyembunyikan perasaan melalui raut wajah seseorang. Seperti halnya menerima tamu di saat waktu yang tidak tepat, seseorang yang datang tidak dengan janji, seseorang yang membuat kita kaget dan terkejut. Hal ini pasti pernah terjadi dalam kehidupan sehari hari.

Ekspresi wajah yang ramah dan nyaman juga perlu di tunjukkan pada saat menanyakan tujuan saat seseorang datang berkunjung ke rumahmu. Raut muka atau ekspresi wajah bisa memberikan kesan pertama. Jika kamu memberikan raut wajah perasaan senang pasti tidak akan membuat canggung pada saat memulai obrolan.

Raut wajah dengan ekspresi senang juga bisa menandakan kamu menerima tamu yang datang dan bisa mencairkan suasana. Hal ini harus di bangun agar tidak canggung untuk bercerita atau bertanya satu sama lain. Siapa tau tamu yang datang dan berkunjung kerumah kamu memberikan berita bagus dan bahagia masa iya kita akan membuat raut muka yang kurang enak di pandang mata.

Lihat juga model jendela ruang tamu dari kayu dan aluminium

4. Ajak untuk Mengobrol Hal-hal yang Disukai Para Tamu

Ajak untuk Mengobrol Hal-hal yang Disukai Para Tamu
Sumber : i2.wp.com/satujam.com

Pada saat akan memulai obrolan tampilkan lah rasa percaya diri dan tampil apa adanya, berikan senyuman yang tulus pada lawan bicara. Mulailah dengan pertanyaan ringan seperti bagaimana kondisi kamu saat ini, bagaimana keadaan keluarga, serta kegiatan apa saja yang sedang di lakukan. Jika sudah, mulailah memberi pujian yang tidak biasa dan unik, bentuk apresiasi untuk keberanian dia bercerita.

Saat mendengarkan seseorang berbicara lakukan kontak mata, setelah kamu tau kondisi tamu yang sedang kamu jumpai kamu bisa melanjutkan obrolan lainnya. Seperti cerita nostalgia masa lalu bersama atau membahas hobi satu sama lain bisa jadi hal menyenangkan. Berbicara soal keresahan kehidupan atau bisnis yang akan kamu jalani kedepan juga bisa menjadi salah satu pilihan, siapa tau bisa menemukan relasi baru.

Jika kamu tau apa yang tamu itu sukai, obrolan menjadi terarah dan tidak terkesan basa basi semata. Obrolan yang berbobot dan memiliki visi misi yang sama biasanya tidak akan membosankan dan berlangsung lama. Di temani kopi dan makanan ringan suasana saling mengenal akan lebih menghangatkan perjumpaan kamu dengan seseorang itu.

Lihat juga contoh warna cat ruang tamu yang sejuk

5. Jangan Berbicara yang Membuat Tamu Ketakutan

Jangan Berbicara yang Membuat Tamu Ketakutan
Sumber : image-cdn.medkomtek.com

Karena manusia punya takdir dalam jalan hidupnya masing-masing, terkadang kita sering lupa bahwa hal-hal yang sudah kita capai saat ini dengan keringat, air mata dan prinsip-prinsipnya juga bisa berlaku di kehidupan orang lain. Mungkin bisa tapi hasilnya tidak akan sama seperti apa yang kamu capai saat ini, bisa juga hasilnya akan lebih baik. Karena itu kita sering membenarkan diri sendiri atas apa yang sudah kita capai, sebagai sebuah pembuktian.

Padahal pada nyatanya setiap manusia punya prinsip jalan hidupnya sendiri, yang kadang merasa di hakimi karena pendapat orang lain. Seolah gaya bicara memaksakan harus seperti apa yang dia lakukan. Karena kadar bahagia orang itu berbeda. Soal pendapat boleh kamu ungkapkan pendapatmu tetapi tangan memaksakan dan memojokan bahwa pendapatmu paling benar.

Hal ini terkadang sering bersentuhan dengan ketersinggungan, maka adab menerima tamu harus benar di perhatikan. Jangan menggurui boleh berpendapat, tetapi tidak boleh memaksakan, karena pembicaraan yang tidak mau menerima pendapat orang lain akan membuat risih dalam obrolan, jangan juga menilai keputusan yang di ambil oleh orang lain tanpa tau dulu penyebabnya.

6. Jangan Ditinggal Tidur

Jangan Ditinggal Tidur
Sumber : pict-a.sindonews.net

Perbincangan serta obrolan selain bisa berbicara tetapi juga bisa menjadi pendengar yang baik dan benar menang selalu menyenangkan. Hal ini yang menjadi penyebab seringnya kita menjadi lupa waktu saat berkunjung ke rumah teman, saudara dan sahabat. Seolah kita lupa bahwa tuan rumah juga punya privasi dan waktu buat dirinya sendiri.

Jika kamu sedang sebagai tamu, pintar-pintar lah membaca keadaan tuan rumah dan gerak tingkah tubuhnya. Terkadang ada beberapa tuan rumah yang tidak mau terus terang karena merasa tidak enak dan seolah mengusir secara halus padahal sudah mengantuk. Bertamulah di jam santai atau hari libur agar tuan rumah memiliki banyak waktu sehingga waktu istirahatnya tidak terganggu inilah gunanya adab menerima tamu.

Jika kamu adalah sebagai tuan rumah, berani lah berbicara kepada tamu bahwa perbincangan sudah cukup dan bisa di lanjutkan di lain waktu. Karena kamu punya kewajiban di hari berikutnya, entah itu bekerja atau hal lainnya. Dengan begitu tamu pasti akan mengerti kondisi kamu, sebenarnya semua enak jika bisa di bicarakan dengan baik.

7. Tidak Mengeluh Karena Kehadirannya

Tidak Mengeluh Karena Kehadirannya
Sumber : assets.pikiran-rakyat.com

Pastinya banyak dari kalian yang mengalami hal seperti ini kan, seperti kehadiran seseorang yang tidak di harapkan. Mungkin seperti teman yang sudah membuat kamu kecewa atas tingkah laku yang di buatnya, bisa juga teman yang mau menagih hutang bahkan seseorang yang mau meminjam uang. Atau bisa juga mantan kekasih yang masih kamu harapkan, karena manusia datang dengan berbagai macam keperluan.

Jangan dulu kamu menutup pintu degan segala kemungkinan yang dia bawa, sambutlah degan penuh senyum dan gembira. Dengan hati yang lapang dengarkan maksud dan tujuan seseorang yang datang, agar bisa memecahkan akar permasalahan yang membuat kamu mengeluh tentang kehadirannya. Kamu sebagai tuan rumah harus memiliki adab menerima tamu, bicarakan masalahnya temukan solusinya.

Walaupun itu orang yang tidak kamu harapkan kehadirannya tidak sepantasnya kamu memperlakukan dia seenaknya. Hal seperti ini juga bisa menjauhkan kamu dari sifat yang namanya buruk sangka. Cobalah mendengarkan apa keperluannya menemui kamu, agar kamu tau dan mendalami apa tujuan dan maksudnya, sehingga bisa menjadi hubungan yang lebih harmonis kedepan nya.

8. Merasa Sedih Ketika Hendak Izin Pulang

Merasa Sedih Ketika Hendak Izin Pulang
Sumber : asset-a.grid.id

Tidak di pungkiri bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Sangat menyenangkan bila orang yang kamu harapkan datang kembali mengunjungi rumahmu dengan banyak cerita dan pengalaman. Dengan membawa kabar gembira, sesuatu yang akan merubah keadaan hidupmu, pasti kamu akan menyugukan hidangan terbaik yang kamu punya sebagai bentuk apresiasi.

Sehingga waktu pertemuanmu akan menjadi terasa singkat, tidak terasa karena obrolan yang kamu bangun sangat asik menyenangkan. Terkadang hal seperti ini membuat kita tidak enak untuk pulang atau meninggalkan dia kembali untuk waktu yang lama. Biasanya hubungan dengan perasaan dan harapan lebih dengan hati yang membuat susah untuk mengucapkan kata berpisah.

Sebaiknya lapang dada, dan doakan yang terbaik untuknya, agar bisa bertemu di lain waktu dengan suasana yang berbeda. Memang sedih, tetapi mau bagaimana, hargai waktunya, dia punya kepentingan dan keperluan. Biarkanlah dia pergi untuk kembali dengan membawa cerita dan pengalaman yang mungkin bisa menjadi guru buat kamu di kehidupan nanti.

9. Memberi Sesuatu untuk dibawa Pulang

Memberi Sesuatu untuk dibawa Pulang
Sumber : indonesiaone.org/

Memberikan buah tangan kepada tamu yang datang adalah bukan adab menerima tamu yang tertulis, tetapi jika kamu punya lebih kamu bisa berbagi kepada sesama. Seperti memberikan oleh-oleh kepada tamu yang berkunjung kerumah. Banyak bentuk yang bisa kamu berikan seperti hasil bumi, benda atau barang. Dari pada sama kamu tidak terpakai atau di buang, siapa tau tamu yang datang lebih membutuhkan.

Hal seperti ini memberi pelajaran belas kasih kepada sesama manusia yang saling gotong royong dan tolong menolong. Apalagi jika seseorang itu orang yang kamu sayangi dan cintai rasa saling memiliki dalam persaudaraan serta persahabatan akan lebih hidup dan perduli. Dalam adab menerima tamu hal -hal banyak yang harus bisa kamu toleransi.

Memberi sesuatu kepada tamu juga bisa bertujuan sebagai kenang-kenangan atau cindra mata. Kadang untuk beberapa orang cindra mata di jadikan sesuatu yang berharga, apalagi seseorang itu jauh dan susah untuk bertemu. Kenang – kenangan berbentuk barang bisa di pakai untuk mengenang si pemberi barang bukan cuma dari nilai manfaatnya tetapi bisa juga dari nilai histori nya.

Nah bagaimana sobat itulah beberapa tips atau cara untuk menerima tamu yang baik dan benar menurutku. Karena sering sekali seseorang kurang tepat memperlakukan tamu yang datang ini hanya sedikit cara buat kamu yang masih merasa kebingungan. Tetapi semua kembali pada pembaca sekalian, tetaplah bertingkah sopan dan memiliki adab menerima tamu.

Hargai lah setiap orang yang datang menemui kamu, entah baik atau buruk tujuannya itu bukan alasan kamu untuk berbuat seenaknya untuk sesama manusia. Sekian tulisan dari saya mengenai adab menerima tamu. Kamu juga bisa membaca tulisan lain mengenai dekorasi ruang tamu di dekorunik.com agar bisa menemukan konsep ideal rumah hunianmu.

Tinggalkan komentar